 |
Foto: khasnanrafiqa
|
Rapai Daboh atau yang lebih dikenal dengan nama debus merupakan sebuah pertunjukan seni anti mainstream
yang terkenal di Aceh. Pertunjukan yang ditontonkan berupa
kolaborasi apik antara alunan musik rapai, yang merupakan salah satu alat perkusi
khas Aceh, dengan atraksi para pedabus yang menikam, memukul kepala dan
badannya dengan benda tajam. Anehnya, aksi tersebut tidak meninggalkan bekas sayatan apapun pada tubuh si
pedabus. Seakan semua benda tajam dan pukulan benda keras menjadi lunak di badan
mereka.
 |
Foto: khasnanrafiqa
|
Awalnya, rapai daboh berfungsi sebagai latihan untuk
memperkuat fisik. Layaknya para jawara di daerah Pasundan yang terkenal dengan
kesaktian dan kekuatannya, maka tak heran jika di Aceh pun kita sering
mendengar cerita tentang para leluhur Aceh yang terkenal kuat dan kebal
terhadap senjata. Latihan rapai daboh ini dipimpin oleh seorang syeikh yang
disebut khalifah. Kemampuan syeikh inilah yang nantinya akan melindungi para
pedabus dari cedera benda tajam.
 |
pemukul rapai debus
|
 |
Atraksi menusuk pipi dengan besi
|
 |
Atraksi memainkan pisau besi
|
 |
seorang menaruh punggungnya diatas duri tajam
|
Komentar
Posting Komentar